u3-WhatsApp-Image-2025-04-28-at-13.11.34
Pelita di Ujung Senja

Pelita di Ujung Senja

Muhammad A’tourrohman

 

 

Ia goreskan takdir di papan putih

Dengan tinta yang kian menipis seperti usianya

Setiap titik adalah langkah kecil menuju cahaya

Setiap huruf adalah harapan yang disemai di hamparan nusantara

 

Hujan mungkin membasahi jalannya

Namun tak pernah memadamkan api semangatnya

Ia menyalakan mentari di benak yang gelap

Menjadi lilin yang rela habis membakar dirinya

Demi menghadirkan cahaya bagi muridnya

Derap sepatunya adalah sajak tentang pengabdian

Nafasnya adalah untaian kesabaran

Ia tak meminta pujian, tak meminta tanda jasa

Cukup melihat muridnya berdiri tegak menghadap mentari

Itu sudah surga

Engkaulah puisi sesungguhnya

Yang dibaca dunia dengan kemuliaan dan cinta

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait