
Guruku Cahaya di Hatiku
Engkau pahlawan tanpa tanda jasa
Mengukir masa depan dengan
Di Program Literasi Digital ini, pengunjung dapat menikmati petualangan membaca karya-karya para siswa dan guru kami. Berbentuk blog atau buku, Anda bebas memilihnya semaumu. Di sini, kami juga kerap membagikan kegiatan-kegiatan literasi yang akan dan telah kami selenggarakan. Baik internal, lokal, maupun nasional, senantiasa kami bagikan.
Program Literasi Digital literasi ini dikembangkan dalam rangka pembangunan budaya literasi di sekolah kami. Dengan Program Literasi Digital ini, kami berharap mampu mendorong warga sekolah untuk lebih termotivasi dalam membaca dan berkarya. Ini akan menjadi bekal penting bagi peningkatan mutu pendidikan dan kualitas generasi pembawa perubahan di masa depan.
Program Literasi Digital ini tercipta, berkat kerja sama antara Sekolah dan Nyalanesia. Melalui program Gerakan Sekolah Menulis Buku Nasional (GSMB Nasional) yang diselenggarakan Nyalanesia, kami juga berhasil mendapatkan penghargaan Sekolah Aktif Literasi Nasional.
Selamat bertualang, dan salam #NyalakanMasadepan!
Terwujudnya warga sekolah yang Qurani, cerdas, dan berbudaya literasi dengan berlandaskan nilai-nilai Islam
Terbentuknya Budaya Literasi Qurani di Lingkungan Sekolah
Seluruh warga sekolah menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi literasi — membaca, menulis, dan berdiskusi dengan berlandaskan nilai-nilai Islam.
Terciptanya Ekosistem Sekolah yang Literat dan Menyenangkan
Sekolah memiliki lingkungan fisik dan budaya yang mendukung kegiatan literasi di setiap sudut.
Tumbuhnya Kompetensi Literasi Siswa yang Cerdas, Kreatif, dan Produktif
Siswa mampu memahami bacaan, menulis karya, dan menyampaikan ide dengan cara yang bernilai positif dan Islami.
Terbangunnya Literasi Digital dan Karya Inovatif Berbasis Teknologi Islami
Sekolah memanfaatkan teknologi secara positif untuk memperluas budaya literasi dan dakwah edukatif.

Engkau pahlawan tanpa tanda jasa
Mengukir masa depan dengan

Tetaplah menjadi Tangan Tulus bagi sang pejuang. Sampai saatnya

Di kelas yang sunyi, kau berdiri tegak
Pandanganmu teduh,
